Senin, 06 Oktober 2014

Dunia Kerja

 


Lulus.. dan mencari kerja,.itu lah yang gw lakukan setelah lulus kuliah,,

Sidang tanggal 25 januari 2014, dan diumumkan bahwa saya lulus di hari itu juga jam 15:00,, hati rasa nya berdebar kencang,, deg degan #banget.. menghadiri acara wisuda pada tanggal 8 april 2014.. senangnya bukan main ada mama, taqi dan qoni,, tapi ada satu yang kurang pada saat itu yaitu bapak aku.. dia lagi ada tugas ke singapura dari kantornya,, biarlah,, dia kan sudah mendoakan ku slama ini,, hehehe..

Sudah lulus, lalu mencari kerja,, susahnya bukan main kwand.. (y)

lamar kesana kesini, tes disana disini.. cape iya keterima ga,, hahaha #derita.. dapet kerja dari tante di jababeka 3 nama nya PT SUNGNAM, punya korea, dan skrg gw baru 3 minggu pindah di Jakarta warung buncit gedung ritra, DSV lantai 4, jauh sih, tapi mau gmn lagi,, org bapak qu yang nyariin,, hehehe..

cukup sudah cerita gw x ini,, ga pa2 ga ada yg baca,, blog ini mungkin bisa jadi kenangan gw di hari tua ntar,, #lucunya :D

Senin, 17 Juni 2013

Cover Letter



Bekasi, Juni 5th 2013
Attention To : Human Resources Department
PT. Detpak Indonesia
Jl. Kalimantan No. 32B
West Bekasi, Indonesia 17510

Dear Sir,
I have read from your advertisement at Kompas that your company is looking for employees to hold some position. Based on advertisement, I am interested in applying application for Accounting position according with my background educational as acconting economic.
My name is Fiki Sarah Ariputri, I am twenty two years old. I have graduated from accounting economic gunadarma university on November 2012. I consider myselft that i have qualifications as you want. I have good motivation for progress and growing, eager to learn, and can work with a team or by self. Beside that i posses adequate computer skill and have good command in english.
With my qualifications, I confident that I ill be able to contribute effectively to your company. Here with I enclose my :
  1. Copy of Bachelor Degree (S-1) certificate and academic transcript.
  2. Curriculum Vitae.
  3. Recent photograph with size of 4 x 6

I would express my gratitude for your attention and I hope I could follow your recruitment test luckily.
Sincerely,

Fiki Sarah Ariputri

Sabtu, 04 Mei 2013

Letter of inquiry



Feb 20, 2013
Rizka Ellisa Eka Putri
Zamrud utara blok D5 no 21
Bekasi

Dear Ms. Rizka,
First, i know your name as a good hotel especially in jakarta.  i would like to reseve a single room with bath for the nights of may 15th and 16th. I need a breakfast and a dinner with a pudding disert.
I would very much appreciate a quiet room away from traffic noise. Could you please confirm that, ther is a lift to whichever floor i am on, as i have difficulty with stairs ?
I am looking forward for your prompt reply.

Your faithfully,


Fiki Sarah Ariputri

Kemiskinan di Indonesia Terus Menurun



Rabu, 02 Januari 2013 08:55:25 Admin


Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melansir perkembangan kemiskinan di Indonesia terus menurun sejak 2006.
  "Jumlah dan persentase penduduk miskin menurun dari tahun 2004 ke 2005. Namun pada 2006 jumlah penduduk miskin mengalami kenaikan karena harga barang-barang kebutuhan pokok saat itu naik tinggi. Namun mulai tahun 2007 sampai 2012 jumlah maupun persentase penduduk miskin terus mengalami penurunan," kata Kepala BPS Suryamin dalam jumpa pers di kantor BPS, Jakarta, Rabu (2/1/2013).

Berdasarkan data yang dilansir pada 2006 jumlah penduduk miskin mencapai 39,30 juta orang, 2007 mencapai 37,17 juta orang, 2008 mencapai 34,96 juta orang, 2009 mencapai 32,53 juta orang, 2010 mencapai 31,02 juta orang, 2011 mencapai 30,02 juta orang, 2012 mencapai 28,59 juta orang. Menurutnya, pada September 2012, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 28,59 juta orang atau 11,66 persen, berkurang sebesar 0,54 juta orang atau 0,30 persen dibandingkan dengan Maret 2012 yang mencapai 29,13 juta orang atau 11,96 persen.

"Selama periode Maret-September 2012, jumlah penduduk miskin yang berada di daerah maupun perkotaan sama-sama mengalami penurunan, dimana masing-masing turun sebesar 0,18 persen atau 0,14 juta orang di perkotaan dan 0,42 persen atau 0,40 juta orang di perdesaan," ujarnya. Lebih lanjut ia menyebutkan delapan faktor yang terkait dengan penurunan jumlah dan persentase penduduk miskin di Indonesia selama periode Maret-September 2012 yakni inflasi umum relatif rendah, Penerimaan beras murah (raskin), upah harian (nominal) buruh tani dan buruh bangunan yang meningkat, harga beras yang relatif stabil, adanya perbaikan penghasilan petani yang ditunjukan oleh kenaikan NTP (Nilai Tukar Petani), perekonomian Indonesia triwulan III-2012 tumbuh sebesar 6,12 persen, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia pada Agustus 2012 mencapai 6,14 persen, mengalami penurunan dibandingkan keadaan pada Februari 2012 yang sebesar 6,32 persen, dan selama periode Maret 2012-September 2012 harga eceran beberapa komoditas bahan pokok lain seperti tepung terigu, cabe rawit, cabe merah dan telur ayam ras mengalami penurunan.

Ia menambahkan pada September 2012, komoditi makanan memberikan sumbangan terbesar pada garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan. Komoditi yang memberikan pengaruh besar pada kenaikan garis kemiskinan diperkotaan seperti Beras sebesar 26,92 persen, rokok kretek filter sebesar 8,67 persen, telur ayam ras sebesar 3,51 persen, daging ayam ras sebesar 3,12 persen, gula pasir sebesar 2,77 persen, tempe sebesar 2,44 persen, tahu sebesar 2,15 persen, mie instan sebesar 1,59 persen, bawang merah sebesar 1,32 persen dan cabe merah sebesar 1,26 persen. Sedangkan komoditi yang bukan makanan adalah perumahan sebesar 8,70 persen, pendidikan sebesar 2,71 persen, bensin sebesar 1,91 persen, angkutan sebesar 1,86 persen dan pakaian jadi anak-anak sebesar 1,79 persen.

Sementara komoditi yang memberikan pengaruh besar pada kenaikan garis kemiskinan diperdesaan yakni Beras sebesar 33,38 persen, rokok kretek filter sebesar 8,23 persen, gula pasir sebesar 3,86 persen, telur ayam ras sebesar 2,61 persen, mie instan sebesar 2,30 persen, tempe sebesar 1,96 persen, tahu sebesar 1,60 persen, bawang merah sebesar 1,51 persen, kopi sebesar 1,50 persen, tongkol/tuna/cakalang sebesar 1,35 persen. Dan komoditi yang bukan makanan yakni perumahan sebesar 5,78 persen, pakaian jadi anak-anak sebesar 1,76 persen, listrik sebesar 1,55 persen, pakaian jadi perempuan dewasa sebesar 1,46 persen dan bensin sebesar 1,43 persen.

Dampak Positif :

  •  jika harga kebutuhan pokok tiap tahun menurun, maka jumlah kemiskinan pun akan menurun, dan indonesia tidak akan lagi menjadi negara termiskin di dunia.
  • Jika jumlah kemiskinan menurun, semua masyarakat indonesia akan hidup sejahtera dan tidak ada lagi yang merasa terbuang.

Dampak Negatif :

  • Jika harga kebutuhan pokok naik, maka banyak masyarakat indonesia yang tidak mampu membeli kebutuhan pokok dan kemiskinan pun meningkat.
  • Jika kemiskinan di indonesia meningkat, maka masyarakat indonesia tidak akan hidup sejahtera. 
  • Kemiskinan dapat menyebabkan orang patah semangat dan akan bertambah pula kejahatan di indonesia.

Minggu, 25 November 2012

Bribery (Suap) merupakan tindakan yang tidak etis !!


Bribery merupakan tindakan berupa menawarkan, member, menerima, atau meminta sesuatu yang berharga dengan tujuan mempengaruhi tindakan seseorang pejabat dalam melaksanakan kewajiban public. Dalam hal ini, menurut saya bribery merupakan tindakan yang sangan tidak etis karena hal tersebut tidak mencerminkan nilai moraol kemanusiaan.
Contoh dari bribery ini yaitu seorang A perusahaan memberikan suap kepada B dengan tujuan supaya apa yang diharapkan oleh si A bisa berjalan lancar. Bisa juga seorang siswa ingin masuk sekolah ternama tapi dengan NEM rendah, siswa tersebut seharusnya tidak diterima di sekolah tersebut kecuali siswa tersebut memberikan suap dengan harga tinggi kepada petinngi di sekolah tersebut maka siswa itu dapat diterima di sekolah ternama itu.

Budaya Organisasi Dapat Mempengaruhi Perilaku Etis

Budaya perusahaan pada dasarnya mewakili norma – norma perilaku yang diikuti oleh para anggota organisasi, termasuk mereka yang berada dalam hierarki organisasi. Bagi organisasi yang masih didominasi oleh pendiri, maka budayanya akan menjadi wahana untuk mengkomunikasikan harapan - harapan pendiri kepada para pekerja lainnya. Demikian pula jika perusahaan dikelola oleh seorang manajer senior otokratis yang menerapkan gaya kepemimpinan top down. Disini budaya juga akanberperan untuk mengkomunikasikan harapan – harapan manajer senior itu.
Isu dan kekuatan suatu budaya memengaruhi suasana etis sebuah organisasi dan perilaku etis para anggotanya. Budaya sebuah organisasi yang punya kemungkinan paling besar untuk membentuk standar dan etika tinggi adalah budaya yang tinggi toleransinya terhadap risiko tinggi, sedang, sampai rendah dalam hal keagresifan, dan fokus pada sarana selain itu juga hasil.
Manajemen dapat melakukan beberapa hal dalam menciptakan budaya yang lebih etis, yaitu:
  1. Model peran yang visibel Karyawan akan melihat sikap dan perilaku manajemen puncak (Top Manajemen) sebagai acuan / landasan standar untuk menentukan perilaku dan tidakan - tindakan yang semestinya diambil. 
  2. Komunikasi harapan etis Ambiguitas etika dapat diminimalisir dengan menciptakan dan mengkomunikasikan kode etik organisasi. 
  3. Pelatihan etis Pelatihan etis digunakan untuk memperkuat standar, tuntunan organisasi, menjelaskan praktik yang diperbolehkan dan yang tidak, dan menangani dilema etika yang mungkin muncul.
Contoh- contoh Budaya Organisasi
Contoh Budaya Organisasi Dalam Perusahaan
Budaya Organisasi mempunyai contoh seperti yang terjadi di setiap perusahaan, yang muncul berdasarkan peralanan hidup para pegawai. Tapi pada umumnya budaya organisasi terletak pada pendiri perusahaan itu sendiri berperan penting. Karena merekalah yang mengambil keputusan dan memberi arah strategi organisasi yang biasanya disebut juga budaya organisasi.
Dan biasanya budaya organisasi di setiap perusahaan mempunyai budaya organisasi sendiri. Ini karena terdapat beberapa faktor sebagai berikut:
  1. Lingkungan Usaha: Dimana suatu perusahaan itu akan beroperasi dan menetukan langkah  apaa yang harus diambil perusahaan tersebut. 
  2. Adanya nilai – nilai konsep dasar dan keyakinan suatu perusahaan.Acara rutin yang diselenggarakan suatu perusahaan untuk memberi reward – reward pada karyawannya. Adanya jaringan yang dimiliki setiap perusahaan berbeda – beda.